Slider

Cari Blog Ini

Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Video Terbaru

Cerita Dewasa

Foto Dewasa

Cerita Dewasa ABG

Cerita Dewasa Selingkuh

Cerita Dewasa Tante

Video Dewasa

» » » » Cerita Dewasa Istri Teman Minta Dipuaskan


Cerita Dewasa Istri Teman Minta Dipuaskan - Aku mempunyai sahabat namaknya Rifki, dia sudah mempunyai istri namanya Hana. Mereka berpacaran sejak mereka kuliah. Rifki orangnya pendek namun penuh humor dan Hana orangnya cantik serta memiliki body yg sangat menawan yg mampu membuat setiap lelaki yg melihatnya berdecak kagum. Kami bertiga adalah teman baik sejak SMA. 

Rifki dan Hana hidup bahagia sejak pernikahan mereka sampai suatu ketika saat Rifki mulai selingkuh dengan seorang perempuan bernama Alia, kehidupan rumah tangga mereka mulai tidak harmonis. Hampir setiap hari Rifki pergi berkencan dengan Alia dan dia selalu bilang ke Hana, istrinya, kalau dia sedang kerja lembur, terkadang dia juga beralasan sedang keluar denganku. 

Pada awalnya, Hana tidak pernah curiga sampai akhirnya Hana tahu hubungan mereka. Dengan mata kepala sendiri, beberapa kali dia melihat suaminya jalan dengan perempuan tersebut dan itulah awal dari semua ini.

Tepatnya jumat sore, Rifki meneleponku dan mengatakan kepadaku kalo dia sedang kencan dengan Alia dan akan mematikan HPnya. Dan seperti yang sudah2, dia berpesan padaku jika Hana meneleponku, maka aku diminta memberitahunya bahwa dia(Rifki) berada di rumahku sedang di kamar mandi dan akan meneleponnya kembali nanti. 

Namun ternyata kali ini tidak seperti biasanya, Hana mendadak datang ke rumahku dan mengetuk pintu. Ketika aku membuka pintu, aku tidak dapat berkata-kata. Aku tidak tahu apa yang harus aku katakan dan apa yang harus aku perbuat. Saat aku masih dalam kebingungan, Hana langsung menyerbu masuk dan memeriksa seluruh ruangan di rumahku. Setelah tidak menemukan suaminya, Hana menghampiriku dengan berlinang air mata dan berkata

“Oh Tuhan, selama ini ternyata aku dibohongi” kata Hana penuh kekesalan. Aku hanya diam, sama sekali tak tahu apa yg harus aku lakukan.

“Heru, sebenarnya kamu tau semua tentang hal ini bukan? aku yakin kamu sudah lama tau dengan semua ini” ucapnya dengan menangis.

“Aku tau kamu adalah sahabatnya, tapi kamu juga sahabatku, kenapa kamu tidak mencegahnya, kenapa kamu biarkan hal ini terjadi, kenapa Heru, kenapa?” ucapnya lagi dgn nada kesal.

“Apakah aku sudah tak menarik lagi sehingga Rifki harus membohongiku dan berselingkuh dgn perempuan lain?” lanjut Hana.

“Kamu adalah perempuan yg sangat menarik Han, lelaki manapun pastinya akan tertarik padamu, tak terkecuali aku” jawabku berusaha menghiburnya. Karena rasa bersalahku, aku tak berani menatap wajahnya.

Hana duduk terdiam di kursi sofaku, hampir setengah jam dia dia tak berkata sepatahpun. Tiba2 Hana berdiri dan berjalan menghampiriku. Aku berpikir Hana akan marah dan menamparku, tp diluar dugaanku dia malah menciumku.

“Aku akan buat dia menyesali apa yg sudah dia lakukan kepadaku” katanya disela-sela menciumiku.

“Hana…ingat Hana.. kendalikan dirimu jangan terbawa perasaan emosi sehingga kamu berbuat nekad diluar kesadaranmu” kataku sambil mendorong tubuhnya dan berusaha mengingatkan dan menenangkannya agar dia tidak berbuat nekad seperti ini.

“Ayo Heru setubuhi aku, jika Rifki bisa tidur dgn wanita lain, maka aku pun bisa, aku akan membiarkan diriku ditiduri sahabatnya sendiri” kata Hana semakin bernafsu melumat bibirku.

Mendapat serangan tersebut, akhirnya akupun terbawa suasana, gairah nafsuku mulai timbul. Kubalas lumatan bibir Hana, kusedot-sedot lidahnya dan kugelitik rongga mulutnya dgn lidahku. Sejenak Hana menghentikan lumatannya dan kemudian melepas semua pakaiannya yg menempel di tubuhnya. Dalam sekejap kini dia sudah telanjang bulat dihadapanku. 

Sungguh luar biasa tubuh Hana, sangat seksi dan mempesona. Kulitnya putih mulus, dengan toketnya yg montok. Sementara itu tepat ditengah selangkangannya tampak bukit memek yg tembem yg ditumbuhi oleh bulu2 yg lumayan tebal. 

Disaat aku sedang bengong terpana dgn keindahan tubuhnyaa, tiba2 dia menyergapku dan melumat bibirku kembali dgn ganasnya sambil menarik celana boxer dan CDku dan melemparnya ke lantai. Seketika mata Hana terbelalak melihat kontol besarku yg telah berdiri tegang.

“Wow, gede sekali kontolmu, besarnya dua kali lipat dgn kantol Rifki” kata Hana kagum.

“Boleh aku menyentuhnya” pinta Hana.

“Boleh, lakukan apa yg saja yg kamu suka dgn kontolku” jawabku.

Hana mulai meremas perlahan kedua biji pelirku, membuatku semakin terangsang dan semakin membuat kontolku mengeras dan bertambah besar.

“Tadi kau sempat menolak dgn apa yg aku lakukan padamu tp mengapa sekarang kamu jadi bernafsu?” tanya Hana.

“Ah lupakanlah… sekarang isap kontolku, Hana…” perintahku.

Aku sudah tidak peduli lagi kalau Hana adalah sahabatku dan sekaligus juga istri dari sahabatku. Aku sudah benar2 sudah dikuasai nafsu birahi untuk segera menyetubuhi tubuh montok Hana. Tanpa disuruh dua kali Hana pun langsung melahap batang kontolku. 

Kudorong kepala Hana dan kudorong batang kontolku agar semakin masuk ke dalam mulutnya. Awalnya mulut mungil Hana kesulitan untuk mengulum dan menjilati setiap bagian kontol besarku, namun setelah beradaptasi diapun mulai menikmatinya. 

Dengna liar dia menghisap dan menjilati kontolku, akupun tak hanya diam, tanganku mulai meraba dan menggosok-gosok memek Hana yg sudah sangat basah, aku mencoba memasukan jari tengahku ke dalam liang memeknya.

“Ssssttthhh…aaahhhh…sodok terus Heruuu…aahhh…enak sekaliii….” rintih Hana. Terasa memeknya semakin basah dan dia terus-terusan mendesah merasakan kenikmatan yg dia terima.

“Masukan kontolmu sekarang Heruuu…aku sudah ga tahan….entotin memekku…aahhh…” pinta Hana yg mulai binal.

“Kenapa kamu sangat ingin aku entotin, bukankah Rifki selama ini sudah memuaskanmu?” tanyaku penasaran.

“Iya sih, tapi kontol Rifki ga sebesar kontolmu, aku ingin kamu puaskan memekku dgn kontolmu yg besar dan panjang ini Heru” jelas Hana.

“Baikah Hana aku kan puaskan kamu dgn kontolku yg besar ini” ucapku.

Begitu mendengar perkataanku, Hana langsung mendorong tubuhku hingga aku terduduk di sofa, kemudian dgn cepat dia mengangkangi pahaku dan segera memasukan kontolku ke dalam lubang memeknya. 

Awalnya dia mengalami kesulitan memasukkan batang kontolku yang besar tersebut ke liang memeknya. Begitu dia berhasil memasukkan kontolku ke dalam lubang memeknya, bagaikan seorang cowboy yang sedang menunggangi kuda liar, dia bergerak liar sambil mendesah-desah keenakan.

“Aaaaahhhhhhhh… enaknya Heruuu… gede banget kontolmu… mmmmmmmhhh… ssssssshhh… nikmat banget kontolmu sayang… aaaaaaahhh…

” Hana terus mengerang dan mendesah sambil terus menaik turunkan pantatnya sehingga kontolku keluar masuk di lubang memeknya.

“Nikmat, ga Han?” tanyaku.

“Nikmat banget Her, kamu memberiku kenikmatan yang luar biasa yang belum pernah aku dapatkan dari Rifki selama ini” jawabnya.

“Oooohhhh…aahhhh….Heruuuu aku mau keluar sayaaang….” erang Hana.

Dia langsung menggenjot kuat2 pantatnya sehingga kontolku masuk sampai menyentuh dinding rahimnya. Tiga menit kemudian Hana melenguh panjang sambil tubuhnya mengejang mendandakan dia telah meraih orgasmenya yg pertama. Sembari mengigit bibir bawahnya, punggungnya melengkung, pantatnya menekan kontolku.

Hana masih menikmati kepausannya dgn kontolku yg masih menancap di dalam memeknya. Kemudian kuangkat tubuh Hana sehingga kontolku keluar dari dalam memeknya. Lalu kusuruh dia untuk menungging,

“Mau kamu apain aku Heru? Aku masih lemas karena keganasan kontol besarmu” tanya Hana.

Aku diam tak menjawab pertanyaan Hana. Aku langsung saja mengarahkan batang kontolku untuk menerjang ke dalam lubang memek Hana. Kusodok memek Hana dgn kecepatan sedang. Kulihat Hana sangat menikmatinya, apalagi saat toketnya aku remas dari belakang sambil kusodok memeknya.

“Ooooohhhh Heruuu…kamu nakal sekali siihh…aaahhh…” desah Hana.

Mendengar celotehan2 Hana aku semakin bergairah. Sodokanku semakin kupercepat sambil terus meremas toket montoknya dan sesekali kutampar bokongnya krena gemas.

“Aaaaaooowww… aaaaaaahhh… ssssssshhhh… aaaaaaaaaahhh…Heruuuu… terus Heerrrr… enaaaaaaak… ooooooohhh… ya ampun enaaaaaknyaaaaaaa…” erang Hana semakin tak karuan.

“Apanya yang di terusin Han? Kasih tau yang jelaaaaas. Ploook…” tanyaku sambil kutampar lagi bokongnya. Setelah 3 menit dgn posisi doggy, Hana menjawab setengah teriak.

“Aaaaaaauuuuwwww… aaaaaaahhh… iya Heeerrr… ssssssshhh… entotin memekku…ssssssshhh… aaaaaaahhh… entot pakai kontolmu yang gedeeeee.. aaaaaaaaaahhh…” jawab Hana sembari mendesah.

Tak berapa lama Hana menunjukan lagi tanda2 kalo dia akan orgasme untuk yg kedua kalinya. Maka tanpa berpikir panjang lagi, sodokanku semkin kupercepat. “Plok…plok…plok…” suara pangkal pahaku yang menghantam memek Hana yg sudah sangat basah hingga bulu jembutku basah kuyup. 

Sodokanku semakin tak beraturan dan nafas yg memburu, karena aku juga sudah mulai merasakan tanda2 orgasme . Di ruang tamuku sekarang terdengar suara Hana yang berteriak-teriak merasakan kenikmatannya, bunyi tamparanku pada bokong Hana yang bulet dan suara kontolku yang keluar masuk di memek basah Hana. Dia kemudian menoleh ke samping, kepalanya mendongak ke atas sambil menggigit bibir.

“Heruuuu… aaaaaaahhh… aku mau nyampai lagiiiiiii… aaaaaaahhh… Heruuuu… sodok teruuuuuuus…” erang Hana. Mukanya tampak sensual, kulit badannya mulus, punggungnya melengkung, tangannya meremas2 payudaranya sendiri. Mata Hana terpenjam sambil mendesah2. Aku sendiri juga sudah mau sampai dan mulai menyodok memek Hana sedalam2nya, sekeras2nya dan sekencang2nya.

“Akuuu… nyampai Heeerrr… aaaaaarrrrgghhhhhhhh… gilllaaaaa… akuuuuu… nyampaiiiiiii… ooooohhhhhhhhh… ssssssshhh… mmmmhhh… aaaaaaaaaahhh…” jerit Hana. “Seeeeer… seeer… seeeeeeer…” kembali memek Hana menyemburkan cairan orgasmenya untuk kedua kali.

“Ooooooohhh… Hanaaa…akuuuuu… juga mau nyampaiiiiiii…aaahhhhhh….” teriakku. Tanpa memberi waktu istirahat bagi Hana untuk menikmati orgasmenya, aku dorong kontolku ke dalam lubang memek Hana yang sudah sangat basah itu sedalam2nya.

“Aaaahhhhh… Hanaaaa… aku mau ngecrot… aaaaaaahhh…” kataku sambil terus menyodokkan kontolku ke dalam lubang memek Hana.

“Aaaaaaaaahhh… Heruuuu… gilllaaaaa… aduh aku mau nyampai lagi Heeerrr… aaaaaaaaaahhh… ssssshhh… mmmmmhhh… busyetttttt… Heruuuu… aku nyampaaaiiiiiii… lagiiiiiii…” jerit Hana merasakan orgasme ketiganya. “Seeeeer… seeer… seeeeeeer…” cairan orgasme Hana kembali menyembur membanjiri lubang memeknya.

Pada saat yang bersamaan dengan orgasme yang dialami Hana, akhirnya aku orgasme juga.
“Aaarrrghhhhhhh…Haaaannn…. aku nyampai Haaannnn…” teriakku.

Iya Her…semprotkan di dalam memekku… aku pingin merasakan semprotan spermamu… ssssshhh…ooooohhh…” pinta Hana. “Crooooot… crooot… crooooooot…” spermaku nyemprot banyak sekali di dalam memek Hana. Kaki Hana sudah nggak kuat lagi menahan posisi doggynya sehingga tubuhnya ambruk tengkurap, dengan kontol yang masih berada di dalam lubang memek Hana, aku ciumin leher Hana.

“Enak sekali Her, ga nyangka aku bakalan orgasme sampai tiga kali, makasih ya” kata Hana.

Aku lalu mencabut kontolku dari memek Hana dan kita duduk berdampingan sambil berciuman.

“Heru, kamu hebat banget, kalo aku ketagihan gimana?” ucap Hana.

“Tinggal kontak saja, aku siap muasin kamu kapan saja. Karena aku juga ketagihan dengan memek kamu. Memek kamu enak banget hangat… dapat menyedot-nyedot kontolku” jawabku.

Hana tersipu sambil menggelendot manja dan menjawab.

“Kamu memang lelaki yg hebat, rasanya aku telah menikah dengan laki2 yang salah” kata Hana dan kamipun tertawa.

Setelah istirahat beberapa saat, aku masih ingin menikmati tubuh montok Hana. Namun agar kami dapat dengan bebas dan tenang melakukan persetubuhan tanpa takut sewaktu-waktu Rifki datang ke rumahku, maka aku menawari Hana untuk menghabiskan weekend ini di puncak dan Hana pun setuju. 

Kutelpon Rifki dan bilang kalau istrinya tadi telepon dan minta disampaiin kalau Hana akan menginap di rumah temannya. Aku juga bilang ke Ridki kalau aku mau ke Yogya sampai hari Minggu. Hana tersenyum mendengar perbincanganku ditelepon dengan suaminya. Akhirnya kami menginap di puncak selama 2 hari. Aku puas puasin untuk menyetubuhi Hana yang sexy dan selama 2 hari pula aku buat Hana terkapar kepuasan.


Sejak saat itu kami sering bercinta. Kadang kami melakukannya di rumahku, kadang di rumah mereka, Hana dan Ridki. Bahkan pernah karena kami berdua sudah sangat kepingin, kami melakukannya di kamar mandi sebuah restoran sementara Rifki sedang menunggu kami di lounge. Setiap ada kesempatan kami selalu bercinta hingga akhirnya aku pindah ke Padang. Namun saat aku liburan ke Jakarta, Hana selalu minta dipuaskan memeknya dengan kontolku yg panjang dan besar ini.

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama